Senyummu yang menawan membuat kami bangga sebagai muridmu, duduk bersama dalam kesatuan barisan untuk meningkatkan pendidikan para santrinya. Wajah-wajah indah mereka mengantarkan kita mengenang jasa-jasa pahlawan ini. Aku diajari bahasa arab dan bahasa inggris oleh mereka, dan saya yakin antum juga merasakannya. Bahkan mungkin ada sebagian dari kita yang memang murid kesayangan mereka. Tapi itu dulu….
Senyum Guru Pesantren Darul Arafah
Kita banyak belajar dari mereka berbagai ilmu, dari ilmu tafsir, qowaid, nahwu, mushtolahul hadis, mahfuzhot sampai munjid yang menjadi alas tidur kita dikelas, itu semua menjadi saksi bahwa mereka benar mengajarkan kebaikan untuk kita. sampailah jadi kita sekarang seperti ini. Dibalik itu juga mungkin kita pernah dimarahi, ditempeleng, disetrap, bahkan di botak oleh mereka akibat dari tingkahlaku kita yang tidak baik, semua itu juga menjadi pengalaman berharga yang tak terlupakan.
Foto diambil pada saat foto bareng bersama seluruh santri perkelasnya. dari foto tersebut memang masih banyak guru-guru yang belum tampak, tapi tak mengapa juga, insyaAllah mereka menjadi pengobat rindu kita disaat kita sudah jauh dari dunia pesantren. Senyum manis dari guruku masih terbayang dimataku, dan sejujurnya aku katakan Ana Uhibbukum Fillah.
Like this:
Suka Memuat...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar